Kaprodi HTN IAI Al-AZIS Ajak Paguyuban Istri Peduli Lanjutkan Pendidikan Tinggi Tanpa Batas Usia

Indramayu, 15 Maret 2026

Silaturahim Kaprodi HTN

Suasana silaturahim Kaprodi HTN bersama Pengurus Paguyuban Istri Peduli

Kaprodi Hukum Tatanegara (Siyasah) IAI Al-Azis, Muhammad Isa Asyrofuddin, S.H., M.Sos., menghadiri kegiatan silaturahim bersama Pengurus Paguyuban Istri Peduli pada Ahad, 15 Maret 2026, bertempat di Tirta Gaza, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Gantar. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 50 orang pengurus, yang merupakan bagian dari keseluruhan anggota paguyuban yang jumlahnya jauh lebih besar.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Ibu Dewi Utami, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk ikhtiar dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi HTN menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak mengenal batas usia dan terbuka bagi semua kalangan.

Ia menyampaikan bahwa banyak mahasiswa di lingkungan IAI Al-Azis yang telah berusia matang, namun tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan konsisten dalam mengikuti perkuliahan.

“Umur bukanlah halangan untuk menuntut ilmu. Banyak mahasiswa kami yang sudah berusia senior, namun tetap memiliki semangat luar biasa dalam belajar dan menjadi inspirasi bagi yang lain.”

Ia juga menambahkan bahwa suasana perkuliahan mampu memberikan energi positif, meningkatkan rasa percaya diri, serta membuka wawasan yang lebih luas.

“Ketika seseorang kembali ke bangku kuliah, ia akan merasa lebih muda, lebih produktif, dan lebih berkembang secara intelektual maupun sosial.”

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kaprodi HTN secara langsung mengajak para ibu, baik pengurus maupun anggota Paguyuban Istri Peduli, untuk melanjutkan pendidikan di IAI Al-Azis sebagai bagian dari peningkatan kualitas diri, keluarga, dan masyarakat.

Diskusi peserta

Antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan motivasi pendidikan

Kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat positif. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi, bahkan beberapa di antaranya mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen IAI Al-Azis dalam membuka akses pendidikan tinggi secara inklusif dan tidak diskriminatif, dengan menerima mahasiswa dari berbagai usia, latar belakang sosial, serta wilayah yang beragam.

Hal ini sejalan dengan indikator penilaian dalam sistem akreditasi BAN-PT yang menekankan pentingnya keberagaman dan keterjangkauan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga menunjukkan peran strategis IAI Al-Azis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, IAI Al-Azis berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang mendekatkan kampus dengan masyarakat serta mendorong lahirnya pembelajar sepanjang hayat di berbagai kalangan.


Penulis:
MIA